Saat kaca jendela diembuni gerimis
Alismu menuliskan jalanan
Jejak-jejak dan suara sepatu
Kunyanyikan ketukannya
Satu dua merupa degup
Tiga empat terdengar gugup
Kubaca wajahmu
Saat harum kopi meruap di udara
Senyummu menyalin cerita kemarin
Satu dua baris merupa fana
Tiga empat sisanya fatamorgana
Di kepalaku yang buku
Lembaran lusuh itu semua tentangmu.







