head>
loading...
Loading...
AdView adView = baru AdView ( ini ); adView . setAdSize ( AdSize . BANNER ); adView . setAdUnitId ( "ca-app-pub-7572031425631474~2036613002" ); // TODO: Tambahkan adView ke hierarki tampilan Anda.

Friday, April 29, 2016

Penyair Yang Kehilangan Sajak

Google+




Sejak hilangnya Sajak 
Tak lagi kurasa degub itu.. 

Saat mengungkap rindu dalam prosa 
Saat jiwaku mampu menyelami jutaan bahasa 
Tak lagi kudapati imaji imaji cinta dan syahdunya tulisan 
yang menyimpulkan rasa.. 

Semuanya perlahan hilang 
Semuanya perlahan menghambar dan tawar 
Saat meredup dan terpatah jiwaku 
Saat kaku lidah lidah yang biasa penuh akan roman bahasa 

Sajak.. Sajak.. 

Hilanglah tak berjejak 
Yang siangnya tak lagi terik 
Dan malam tak lagi menarik 
Mungkin sajak itu masih disitu 
Hanya tertutup jiwa yang lapuk 
Atau mungkin sajak itu hilang sudah 
Ditelan raga yang sudah terlalu lelah 

Penyair yang tak lagi mampu ungkapkan bahasa jiwa 
dengan sajak rindunya, cintanya,
Seperti pena yang tanpa tinta 
Seperti penulis tanpa pembaca


Share Artikel Ke :
Facebook Twitter Google+