head>
loading...
Loading...
AdView adView = baru AdView ( ini ); adView . setAdSize ( AdSize . BANNER ); adView . setAdUnitId ( "ca-app-pub-7572031425631474~2036613002" ); // TODO: Tambahkan adView ke hierarki tampilan Anda.

Friday, April 22, 2016

Mei

Google+




Mei, 
bungabunga liar mekar 
bijibiji dibawa angin 
jatuh di jantung bumi 
berdetak, bernyawa 
entah di sana musim apa 
di sini, cinta.

Mei, 
aku memilih melukis
matahari abuabu 
biar tak terlalu terang 
saat lukaluka
tak sengaja muncul
di retina mata.

Mei, 
lihat! 
tahun ini, akan ada seribu musim
langit boleh memilih warna apa saja 
daun bisa gugur kapan saja
dan matahari, mungkin masih abuabu.

lalu Mei, 
jarijari hanya tinggal menghitung
hingga Juni 
katanya,
hujan telah lama dipesan
untuk bijibiji tumbuh
kian liar.

Mei, 
sebelas bulan lagi 
masih Mei 
tapi musim kurasa punya nama lain
lalu akan ada warna baru
untuk matahari 
dan bungabunga liar
bisa saja tak memilih mekar 
aku, juga entah.

Mei, 
entah musim apa di sana 
di sini, cinta 
itu saja.
Share Artikel Ke :
Facebook Twitter Google+