Menguap dan mengudara bersama pagi
Awan adalah rumahmu yang lain
Suatu saat nanti kau pun akan kembali
Entah menitik bersama hujan atau mencair bersama awan
Hujan akan membawamu kesini
Menyentuh keringnya jalanan
Bersama aliran kau bercengkrama dengan genangan
Kemudian berlalu hingga muara
Aku tau jika nanti kau pun akan pergi
Meninggalkan bumi mengudara bersama mentari
Menyapa penghuni langit
Aku, dedaunan di ujung ranting
Tempat yang pernah kau singgahi di kala pagi
Kau pernah menyapaku lalu pergi bersama tingginya hari
Mungkin bagimu tak berarti
Tapi, bagiku setiap pertemuan memiliki arti
Entah sekedar mengusir sepi atau hanya berlalu kemudian pergi







