head>
loading...
Loading...
AdView adView = baru AdView ( ini ); adView . setAdSize ( AdSize . BANNER ); adView . setAdUnitId ( "ca-app-pub-7572031425631474~2036613002" ); // TODO: Tambahkan adView ke hierarki tampilan Anda.

Saturday, April 30, 2016

Perempuan Bertasbih Dalam Alqur'an ( Bag 2)




Sebelumnya kita telah sedikit melihat bagaimana Al-Qur’an memuliakan wanita. Sekarang, kita akan lebih dalam menguak bagaimana sebenarnya sikap Islam kepada wanita yang terangkum dalam Al-Qur’an.

Sebelum datangnya Islam, wanita dilarang melakukan hal-hal sosial diluar rumah. Para lelaki memenjarakan mereka di rumah karena mereka dianggap sebagai budak lelaki. Para wanita dilarang untuk mengenal dunia luar sama sekali.

Islam datang dalam rangka mendobrak tradisi perendahan terhadap wanita. Islam datang untuk memberikan hak wanita sesuai porsinya. Dalam urusan sosial diluar rumah, Allah juga memberi hak dan kewajiban bagi wanita untuk dia hidup bersama masyarakat dan saling mengajak kepada kebaikan dan menegur jika ada yang berbuat kesalahan. Dalam Ayat-Nya, Allah menggandengkan antara lelaki dan wanita dalam urusan sosial seperti amar ma’ruf nahi munkar. Allah berfirman:

وَالْمُؤْمِنُونَ وَالْمُؤْمِنَاتُ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ يَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ -٧١-

“Dan orang-orang yang beriman, laki-laki dan perempuan, sebagian mereka menjadi penolong bagi sebagian yang lain. Mereka menyuruh (berbuat) yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar.”

(At-Taubah 71)

Berbagai tuduhan tentang Hak Asasi Manusia selalu ingin meruntuhkan kemuliaan Islam. Khususnya tentang Hak Wanita. Padahal, Islam datang untuk memberikan hak kepada setiap orang yang berhak menerimanya. Tanpa melihat itu lelaki atau wanita.

Kita semua tau bahwa Hak kebebasan wanita ini adalah hal yang baru dibesar-besarkan. Sebelumnya mereka adalah yang paling rajin menindas wanita. Lihat lah Inggris, awalnya negara ini tidak mengizinkan wanita memiliki sesuatu karena wanita adalah milik lelaki. Baru di tahun 1850, wanita dibolehkan untuk memiliki sesuatu. Jerman menyusul di tahun 1900. Dan kemudian Italia di tahun 1911.

Dunia barat adalah orang-orang baru yang menyuarakan kebebasan wanita. Sementara Islam, sejak 1400 tahun yang lalu telah memberikan hak bagi wanita untuk memiliki sesuatu secara pribadi.

لِّلرِّجَالِ نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبُواْ وَلِلنِّسَاء نَصِيبٌ مِّمَّا اكْتَسَبْنَ-٣٢-

“Bagi laki-laki ada bagian dari apa yang mereka usahakan, dan bagi perempuan (pun) ada bagian dari apa yang mereka usahakan.”

(An-Nisa’ 32)

Berbagai macam tuduhan terus menyerang Islam. Agama ini dianggap sebagai agama yangmenindas wanita. Banyak orang muslim sendiri terbawa oleh isu yang selalu dimunculkan oleh dunia barat ini. Mereka mulai terpengaruh untuk anti terhadap Islam karena adanya beberapa perbedaan hak antara lelaki dan wanita.

Sementara Allah mengatur kehidupan manusia dengan Keadilan-Nya. Adil bukan berarti harus memberi yang sama. Adil adalah memberikan hak sesuai porsinya masing-masing. Apakah memberi uang jajan yang sama antara anak TK dengan anak Sma adalah sebuah keadilan?

Wanita tidak mempunyai kewajiban untuk menafkahi keluarga. Semua kewajiban tentang nafkah ada dipundak suami. Walaupun si istri adalah orang kaya sementara suaminya hanya buruh pabrik, tetaplah kewajiban itu adalah milik suami. Karena itu, jangan heran jika dalam menerima warisan, anak lelaki mendapatkan porsi lebih banyak dari anak perempuan.Semua aturan syariat ini diatur oleh Yang Maha Adil. Hanya saja, kacamata keadilan manusia terlalu kecil sehingga memandang ketentuan Allah itu tidak pernah adil.

Belum lagi Islam dituduh menjadikan wanita sebagai budak suami. Wanita diciptakan hanya untuk berkhidmat kepada suaminya.

Bagaiman Al-Qur’an menjawab tuduhan ini?

Untuk menjadikan dunia ini tentram dan makmur, Allah ciptakan lelaki dan wanita selalu saling membutuhkan satu sama lain. Islam tidak pernah menunjuk wanita sebagi budak lelaki. Islam juga tidak pernah mengizinkan adanya penindasan suami atas istrinya. Dengan jelas Allah berfirman:

هُنَّ لِبَاسٌ لَّكُمْ وَأَنتُمْ لِبَاسٌ لَّهُنَّ -١٨٧-

“Mereka (istri) adalah pakaian bagimu, dan kamu adalah pakaian bagi mereka.”

(Al-Baqarah 187)

Kenapa Allah memilih kata pakaian? Karena layaknya pakaian itubisa melindungi, menutupi aib pasangannya dan bisa dijadikan untuk berhias diri. Suami istri saling membutuhkan sebagai pakaian masing-masing. Tidak ada sedikitpun pandangan Al-Qur’an yang menyebutkan Istri sebagai budak Suami.

أَهُمْ يَقْسِمُونَ رَحْمَةَ رَبِّكَ نَحْنُ قَسَمْنَا بَيْنَهُم مَّعِيشَتَهُمْ فِي الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَرَفَعْنَا بَعْضَهُمْ فَوْقَ بَعْضٍ دَرَجَاتٍ لِيَتَّخِذَ بَعْضُهُم بَعْضاً سُخْرِيّاً -٣٢-

“Apakah mereka yang membagi-bagi rahmat Tuhan-mu? Kami-lah yang Menentukan penghidupan mereka dalam kehidupan dunia, dan Kami telah Meninggikan sebagian mereka atas sebagian yang lain beberapa derajat, agar sebagian mereka dapat memanfaatkan sebagian yang lain.”

(Az-Zukhruf 32)

Belum lagi Islam diserang karena adanya riwayat-riwayat yang seakan merendahkan wanita. Seperti wanita disebut sebagai sumber bencana dan lain sebagainya.

Ketika membaca sebuah riwayat, kita tidak bisa langsung mengambil kesimpulan dari riwayat tersebut. Pertama kita harus mengecek sanad dari riwayat itu. Kedua, kita tidak bisa begitu saja menilai sebuah riwayat karena kita belum tentu tau apa maksud yang tersirat dari sabda itu. Kita juga tidak tau apakah riwayat-riwayat yang mencela keburukan wanita itu ditujukan untuk orang tertentu atau untuk seluruh wanita? Memang perlu pembahasan yang detail jika kita membahas suatu riwayat dan tidak mungkin dapat kita jelaskan dalam kajian singkat ini. Yang jelas, kita akan menolak riwayat apapun yang bertentangan dengan Al-Qur’an.

Salah satu isu yang dihembuskan adalah tentang ibu kita Hawa. Awalnya dia lah yang tergoda oleh setan kemudian membujuk Adam untuk memakan buah terlarang itu. Dari cerita ini maka muncul isu tentang wanita sebagai sumber bencana.

Kisah ini perlu di cek kembali sanad maupun kandungannya. Tapi jika kita membaca di dalam Al-Qur’an, dengan jelas Allah ceritakan bahwa setan saat itu menggoda keduanya bukan hanya menggoda Hawa.

فَوَسْوَسَ لَهُمَا الشَّيْطَانُ-٢٠-

“Kemudian setan membisikkan pikiran jahat kepada mereka berdua”

(Al-A’raf 20)

وَقَاسَمَهُمَا إِنِّي لَكُمَا لَمِنَ النَّاصِحِينَ -٢١-

Dan dia (setan) bersumpah kepada keduanya, “Sesungguhnya aku ini benar-benar termasuk para penasihatmu,”

(Al-A’raf 21)

فَدَلاَّهُمَا بِغُرُورٍ -٢٢-

“dia (setan) membujuk keduanya dengan tipu daya.”

(Al-A’raf 22)

وَنَادَاهُمَا رَبُّهُمَا أَلَمْ أَنْهَكُمَا عَن تِلْكُمَا الشَّجَرَةِ وَأَقُل لَّكُمَا إِنَّ الشَّيْطَآنَ لَكُمَا عَدُوٌّ مُّبِينٌ -٢٢-

Tuhan Menyeru mereka, “Bukankah Aku telah Melarang kalian berdua dari pohon itu dan Aku telah Mengatakan bahwa sesungguhnya setan adalah musuh yang nyata bagi kamu berdua?”

(Al-A’raf 22)

Saat dikatakan wanita itu sumber bencana, bukankah wanita adalah ciptaan Allah? Pernahkah Allah menciptakan sesuatu yang buruk pada aslinya?

صُنْعَ اللَّهِ الَّذِي أَتْقَنَ كُلَّ شَيْءٍ -٨٨-

“(Itulah) ciptaan Allah yang Mencipta dengan sempurna segala sesuatu.”

(An-Naml 88)
Bukankah Rasulullah pun dengan jelas pernah bersabda:
“ Aku menyukai 3 hal dari dunia kalian yaitu wewangian, wanita dan dijadikan solat sebagai cahaya mata. ”
Akankah Rasulullah akan menyukai sesuatu yang disebut sumber bencana? Mustahil!

Selain itu, Islam sering menekankan untuk mendahulukan perempuan dari pada lelaki. Imam Ja’far As-Shodiq pernah mengajarkan kepada para ayah, ketika datang dari jauh membawa oleh-oleh maka dahulukan memberi anak perempuan daripada anak laki-laki.

Anak perempuan itu, ketika kecil bisa membukakan pintu Surga bagi ayahnya. Ketika dewasa, ia mampu menyempurnakan separuh agama suaminya. Dan ketika menjadi ibu, dia menjadikan surga dibawah telapak kakinya.

Adakah yang lebih mengagungkan wanita melebihi Islam?

Bukankah Rasulullah saw pernah ditanya tentang siapa orang pertama yang harus dipenuhi haknya. Rasul menjawab:

“Ibumu !”

kemudian siapa wahai Rasulullah?

“Ibumu !”

Kemudian siapa Wahai Rasulullah?

“Ibumu !”

Kemudian siapa?

“Ayahmu !”



Saat kita ingin mengetahui bagaimana kehidupan wanita dalam Islam, kepada siapa lagi kita akan belajar jika bukan kepada Fatimah putri tercinta Rasulullah saw. Fatimah adalah wanita yang sempurna. Di didik langsung oleh ayahnya. Ketika kita ingin melihat bagaimana Islam memuliakan wanita, lihatlah bagaimana Rasulullah memuliakan putrinya. Ketika kita ingin belajar bagaimana menjadi wanita sempurna menurut Islam, belajarlah kepada Fatimah yang disebut ayahnya sebagai Pemimpin wanita ahli surga.

Harusnya, siapapun bisa mencapai kesempurnaan di sisi Allah. Kesempurnaan itu bisa diperoleh jika dia benar-benar mengenal jati dirinya. Seorang yang tidak mengenali dirinya, dia tidak akan tau cara menghargai dirinya. Dia akan berpenampilan yang tidak layak seperti badut yang tidak menampilkan wajah aslinya. Sementara bagi seorang wanita yang mengenal jati dirinya, dia akan bisa menghargai dirinya. Menjaga penampilannya, sikap dan akhlaknya. Karena dia tau, ada kemuliaan yang dititipkan Allah kepadanya yang harus selalu dia jaga.

Untuk mengakhiri kajian ini, kita akan belajar dari Fatimah Az-Zahra tentang bagaimana seorang wanita sempurna menjalani kehidupan.

Sayyidah Fatimah menghabiskan hidupnya dalam 3 hal penting, yaitu:

Pertama, beliau menghabiskan waktunya untuk beribadah kepada Allah. Fatimah selalu rutin beribadah hingga malaikat langit tersinari oleh cahayanya ketika didalam Mihrob. Bukankah ketika Rasulullah rindu kepada harum surga, beliau akan mencium putrinya?

Selain beribadah, Fatimah juga tidak pernah meninggalkan tugas rumah tangganya. Bahkan ketika di akhir hayatnya pun, ia masih memasak dan mencuci pakaian anak-anaknya. Fatimah mencontohkan pada seluruh wanita bahwa mengerjakan pekerjaan rumah tangga adalah ibadah.

Akhir-akhir ini, rumah tangga hanya di lalui dengan tuntutan hak dan kewajiban dari suami ataupun istri. Suami berkata, “yang penting saya telah menyelesaikan kewajiban dan memberikan hakmu”. Si istri tak mau kalah dengan berkata yang sama.

Islam tidaklah membangun rumah tangga hanya dengan yang penting kewajiban dan hak sudah disampaikan. Islam membangun rumah tangan dengan mawaddah wa rahmah. Cinta dan kasih sayang adalah pondasi rumah tangga islami. Hasilnya, suami istri akan berebut untuk memberikan yang terbaik.

Setelah 3 hari perkawinan Imam Ali dengan Sayyidah Fatimah, Rasulullah datang menjenguk pengantin. Rasul bertanya kepada Imam Ali, “Bagaimana kau mendapati istrimu Fatimah?” Imam Ali menjawab, “Sebaik-baik penolong dalam ketaatan kepada Allah.”

Bukan hanya beribadah dan mengurus rumah tangga, Sayyidah Fatimah juga melakukan tugas-tugas sosial. Beliau sering berkeliling untuk menyampaikan ilmu Rasulullah kepada para wanita. Beliau juga tak lupa ber-amar ma’ruf dan nahi munkar di masyarakat.

Karenanya, mari kita belajar mengatur kehidupan bersama Fatimah putri Rasulullah. Hubungannya dengan Tuhan selalu terjaga. Urusan rumah tangga pun tak pernah terabaikan. Hubungan dengan masyarakat sosial juga tidak ditinggalkan. Itulah Fatimah, pemimpin wanita seluruh alam.

Sumber: Khazanahalquran.com


Perempuan Bertasbih Dalam Alqur'an



Dikisahkan, ada seorang Orientalis Barat yang telah mempelajari Al-Qur’an selama 10 tahun. Berbagai buku telah ia baca. Bermacam orang muslim telah ia temui. Tapi dia belum juga tersentuh dengan hidayah islam. Hingga suatu malam, dia sedang membuka-buka Kitab Hadist dari Rasulullah saw. Pandangannya terhenti sejenak pada salah satu Hadist Rasulullah yang membuatnya tercengang. Dia menutup Kitab itu dan kemudian bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. Ya, dia masuk Islam setelah 10 tahun mempelajarinya. Dia mendapat hidayah melalui satu Hadist dari Rasulullah saw. Tahukah anda apa Sabda Rasulullah yang ia baca?

Rasulullah saw bersabda:
“ Wahai Fatimah, Sesungguhnya Allah marah dengan kemarahanmu dan rela dengan kerelaanmu ”
Mendengar Sabda ini, seorang Orientalis itu terkagum-kagum. Dia berkata, “Agama Islam adalah agama yang paling Agung karena Allah menitipkan kerelaan-Nya pada seorang wanita. Sungguh, Islam begitu memuliakan wanita.”

Akhir-akhir ini, wanita berada di dua kondisi yang memprihatinkan. Di satu sisi, wanita dipenjara dalam kebodohan. Tidak boleh tau dunia luar, tidak boleh berinteraksi dengan masyarakat. Menjadi budak suaminya dan hidup dalam tekanan. Di sisi lain, wanita tergoda oleh kebebasan yang dijanjikan dunia barat. Mereka bebas melakukan apapun, bertemu siapapun dan bekerja dimanapun.

Dari dua kondisi ini. Seakan kita menilai bahwa kondisi kedua jauh lebih baik daripada kondisi pertama. Wanita mendapatkan kebebasan mutlak. Dia boleh melakukan apapun yang bisa dilakukan lelaki. Kondisi ini tak seindah dipandang mata, dunia barat mencetuskan kebebasan wanita hanya sebagai kedok untuk menggiring wanita melepaskan ke-wanitaanya.

Sementara Islam dituduh sebagai agama yang kolot, penuh dengan kekerasan dan merendahkan martabat wanita. Mengekang kebebasannya serta menggap wanita sebagai manusia nomer dua di alam ini.

Benarkah tuduhan itu?

Bagaimana sebenarnya sikap Al-Qur’an kepada seorang wanita?

Dalam beberapa hal yang prinsip, Allah menyamakan posisi wanita dengan lelaki. Allah sama sekali tidak membedakan lelaki dan wanita dalam pandang-Nya.

Sama dalam Asal Ciptaannya.
Ketika menciptakan manusia, Allah swt sama sekali tidak membedakan asal ciptaan lelaki dan wanita. Wanita tidak pernah di nomer duakan. Allah berfirman:

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُم مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا -١-


“Wahai manusia! Bertakwalah kepada Tuhan-mu yang telah Menciptakan kamu dari diri yang satu , dan (Allah) Menciptakan pasangannya darinya”

(An-Nisa’ 1)

Ayat ini cukup menjelaskan bahwa menurut Islam tidak ada kelas yang berbeda antara lelaki dan wanita.

أَيَحْسَبُ الْإِنسَانُ أَن يُتْرَكَ سُدًى -٣٦- أَلَمْ يَكُ نُطْفَةً مِّن مَّنِيٍّ يُمْنَى -٣٧- ثُمَّ كَانَ عَلَقَةً فَخَلَقَ فَسَوَّى -٣٨- فَجَعَلَ مِنْهُ الزَّوْجَيْنِ الذَّكَرَ وَالْأُنثَى -٣٩-


“Apakah manusia mengira, dia akan dibiarkan begitu saja (tanpa pertanggungjawaban)? Bukankah dia mulanya hanya setetes mani yang ditumpahkan (ke dalam rahim), kemudian (mani itu) menjadi sesuatu yang melekat, lalu Allah Menciptakannya dan Menyempurnakannya, lalu Dia Menjadikan darinya sepasang laki-laki dan perempuan.”

(Al-Qiyamah 36-39)

Sama dalam menerima Taklif.
Allah mengutus Rasul-Nya untuk lelaki dan wanita. Semua perintah dan larangan yang dibawa oleh Rasulullah adalah umum untuk lelaki dan wanita. Tidak ada pilih kasih dalam urusan syariat. Dalam perintah ibadah misalnya, dengan jelas Allah memerintahkan untuk keduanya.

يَا أَيُّهَا النَّاسُ اعْبُدُواْ رَبَّكُمُ الَّذِي خَلَقَكُمْ وَالَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ -٢١-


“Wahai manusia! Sembahlah Tuhan-mu yang telah Menciptakan kamu dan orang-orang yang sebelum kamu, agar kamu bertakwa.”

(Al-Baqarah 21)

Dalam perintah ibadah, Allah menggunakan kata manusia. Tidak khusus untuk lelaki saja. Hanya saja, dalam tata caranya ada perbedaan sesuai kondisi masing-masing.

Sama dalam perjalanan menuju puncak kesempurnaan.
Allah adalah Pencipta segalanya. Ketika Allah menciptakan sesuatu, tujuannya adalah agar ciptaan itu sampai pada kesempurnaan. Begitu pula ketika menciptakan lelaki dan wanita. Keduanya Allah ciptakan agar sama-sama dapat mencapai tingkat kesempurnaannya. Ini bukan lagi berbicara tentang jasad. Bagian diri kita yang menyempurna adalah ruh. Dan ruh itu tidak lagi berupa lelaki ataupun wanita.

Bahkan, Allah beberapa kali menceritak tentang para wanita yang bisa sampai pada puncak kesempurnaan manusia. Allah abadikan nama mereka di dalam Al-Qur’an. Seperti istri Fir’aun dan Sayyidah Maryam. Allah menjadikan keduanya contoh bagi lelaki ataupun wanita. Karena kesempurnaan manusia adalah kesempurnaan ruh, bukan jasadi lagi.

وَضَرَبَ اللَّهُ مَثَلاً لِّلَّذِينَ آمَنُوا اِمْرَأَةَ فِرْعَوْنَ إِذْ قَالَتْ رَبِّ ابْنِ لِي عِندَكَ بَيْتاً فِي الْجَنَّةِ وَنَجِّنِي مِن فِرْعَوْنَ وَعَمَلِهِ وَنَجِّنِي مِنَ الْقَوْمِ الظَّالِمِينَ -١١- وَمَرْيَمَ ابْنَتَ عِمْرَانَ الَّتِي أَحْصَنَتْ فَرْجَهَا فَنَفَخْنَا فِيهِ مِن رُّوحِنَا وَصَدَّقَتْ بِكَلِمَاتِ رَبِّهَا وَكُتُبِهِ وَكَانَتْ مِنَ الْقَانِتِينَ -١٢-


Dan Allah Membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir‘aun, ketika dia berkata, “Ya Tuhan-ku,bangunkanlah untukku sebuah rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir‘aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim,”

Dan Maryam putri Imran yang memelihara kehormatannya, maka Kami Tiupkan ke dalam rahimnya sebagian dari roh (Ciptaan) Kami; dan dia membenarkan kalimat-kalimat Tuhan-nya dan kitab -kitab-Nya; dan dia termasuk orang-orang yang taat.

(At-Tahrim 11-12)

Bayangkan, betapa Islam mengagungkan wanita. Sampai Allah sendiri yang menjadikan wanita sebagai contoh bagi lelaki maupun wanita. Bahkan, seorang Nabi bisa terheran-heran dengan tingginya tingkat kesempurnaan seorang wanita seperti Maryam. Padahal Zakaria adalah seorang Nabi.

كُلَّمَا دَخَلَ عَلَيْهَا زَكَرِيَّا الْمِحْرَابَ وَجَدَ عِندَهَا رِزْقاً قَالَ يَا مَرْيَمُ أَنَّى لَكِ هَـذَا قَالَتْ هُوَ مِنْ عِندِ اللّهِ إنَّ اللّهَ يَرْزُقُ مَن يَشَاءُ بِغَيْرِ حِسَابٍ -٣٧-


Setiap kali Zakariyya masuk menemuinya di mihrab (kamar khusus ibadah), dia dapati makanan di sisinya. Dia berkata, “Wahai Maryam! Dari mana ini engkau peroleh?” Dia (Maryam) menjawab, “Itu dari Allah.” Sesungguhnya Allah Memberi rezeki kepada siapa yang Dia Kehendaki tanpa perhitungan. (Ali Imran 37)


Teringat Rasulullah saw ketika ingin menampakkan kesempurnaan putrinya, beliau bersabda:
“ Andai Kebaikan itu berwujud seseorang, maka dia adalah Fatimah ”
Ditengah Arab Jahiliyah yang begitu merendahkan wanita. Disaat anak perempuan adalah aib. Rasulullah datang untuk mendobrak tradisi itu. Ketika putrinya datang, beliau menghormatinya dengan berdiri lalu memeluk dan mencium tangan putrinya. Apakah ini yang disebut ajaran yang merendahkan wanita?

Sama dalam memperoleh keadilah Allah.
Allah menciptakan Alam dan menegakkanya dengan keadilan. Para Nabi pun diutus untuk menegakkan keadilan di bumi. Allah berfirman:

لَقَدْ أَرْسَلْنَا رُسُلَنَا بِالْبَيِّنَاتِ وَأَنزَلْنَا مَعَهُمُ الْكِتَابَ وَالْمِيزَانَ لِيَقُومَ النَّاسُ بِالْقِسْطِ -٢٥-


“Sungguh, Kami telah Mengutus rasul-rasul Kami dengan bukti-bukti yang nyata dan Kami Turunkan bersama mereka kitab dan neraca (keadilan) agar manusia dapat berlaku adil.”

(Al-Hadiid 25)

إِنَّ اللّهَ يُحِبُّ الْمُقْسِطِينَ -٤٢-


“Sesungguhnya Allah Menyukai orang-orang yang adil.”

(Al-Ma’idah 42)

إِنَّ اللّهَ يَأْمُرُ بِالْعَدْلِ وَالإِحْسَانِ -٩٠-


“Sesungguhnya Allah Menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan.”

(An-Nahl 90)

Mungkinkah dengan Maha Adil-Nya, Allah membedakan antara lelaki dan wanita? Bahkan dengan gamblang Allah memberi pahala kepada lelaki dan wanita tanpa membeda-bedakan. Allah memberi pahala sesuai perbuatannya bukan karena ia lelaki atau wanita.

أَنِّي لاَ أُضِيعُ عَمَلَ عَامِلٍ مِّنكُم مِّن ذَكَرٍ أَوْ أُنثَى -١٩٥-


“Sesungguhnya Aku tidak menyia-nyiakan amal orang yang beramal di antara kamu, baik laki-laki maupun perempuan”

(Ali Imran 195)

Dengan Keadilan Allah ini, mustahil ada ajaran Islam yang merendahkan wanita dibawah pria.

Namun, bukankah banyak hal lain yang seakan membedakan perempuan dan lelaki? Seperti perbedaan dalam warisan, anak perempuan hanya mendapat separuh dari anak lelaki?

Bukankah banyak juga riwayat yang menyebut wanita ini kurang akal? Kurang agamanya? Seakan wanita ini adalah pangkal masalah kehidupan?



Bukankah istri harus tunduk pada suaminya dalam islam?

Apakah hal-hal diatas tidak berarti Islam sangat merendahkan martabat wanita?

Simak Jawabannya di Perempuan Bertasbih Dalam Alqur'an (Bag 2)


Friday, April 29, 2016

Wasiat Cinta



Cukup aku mencintaimu saja dalam diam, 
Lalu mematikan seluruh harap dalam dada, 
Lantas sebait tanya mengusik benakku, 

Pernahkah aku terlintas di pikiranmu saat kau tak rindu aku? 

Kau lihat jendela yang basah itu, 
Manakah yang lebih tabah, 
‘Hujan Bulan April’ 
Ataukah Hujan Rinduku yang pernah membasahi sajak-sajak saat menuliskan tentangmu, 

Selalu ada alasan, 
Mengapa aku ingin selalu menjadi bagian dalam hening do’amu, 
Selalu itu tentang sebuah pinta akan cinta dan rindu

Jalan ini sepi, 
Setelah karnaval pergi, 
Tawa tangis melodrama cinta ada disana, 
Meriah tersisa cuma jejak-jejak luka. 

“Selamat Tinggal Cinta”
Abadimu hanya ada dalam sajakku..

Karena aku baik, Maka bahagialah
”Itu doaku”


Penyair Yang Kehilangan Sajak




Sejak hilangnya Sajak 
Tak lagi kurasa degub itu.. 

Saat mengungkap rindu dalam prosa 
Saat jiwaku mampu menyelami jutaan bahasa 
Tak lagi kudapati imaji imaji cinta dan syahdunya tulisan 
yang menyimpulkan rasa.. 

Semuanya perlahan hilang 
Semuanya perlahan menghambar dan tawar 
Saat meredup dan terpatah jiwaku 
Saat kaku lidah lidah yang biasa penuh akan roman bahasa 

Sajak.. Sajak.. 

Hilanglah tak berjejak 
Yang siangnya tak lagi terik 
Dan malam tak lagi menarik 
Mungkin sajak itu masih disitu 
Hanya tertutup jiwa yang lapuk 
Atau mungkin sajak itu hilang sudah 
Ditelan raga yang sudah terlalu lelah 

Penyair yang tak lagi mampu ungkapkan bahasa jiwa 
dengan sajak rindunya, cintanya,
Seperti pena yang tanpa tinta 
Seperti penulis tanpa pembaca


Aksara Untuk Bunda




Senja membuka mata. Buritan tiga warna dalam satu kuas yang sama, melengkung indah di atas rasa-rasaku yang bergelimangan di tanah. Ia selalu datang tepat waktu, membawakanku secangkir kopi hangat ditambah dengan beberapa sendok pengharapan atau perjumpaan yang tertulis pada lembaran harian. Tapi kali ini, senja membawakanku selembar aksara. ada nama-nama anak-anak sajakku yang ditulis dengan goresan khasnya. Itulah saat waktu menampakkan satu penggal hidupku yang tersembunyi di balik cinta. 

Bunda terkasih…
Pertama kalinya ingin ananda panjatkan beribu syukur yang tiada terhingga atas karunia-Nya, Tuhan yang maha kuasa, yang telah menakdirkanmu hidup didunia ini. Sebagai perempuan yang hebat diantara perempuan hebat lainnya. Menjalani setiap jengkal laku kehidupan yang telah digariskan oleh sang pemilik semesta raya ini.

Bunda terkasih…
Garis kehidupan yang menuliskan tetang jalan hidupmu, sebagai perempuan yang telah ditakdirkan oleh Tuhan pemilik setiap insan, dan jalan hidup semua anak manusia. Perempuan yang ditakdirkan oleh Tuhan yang didalam rahimnya dahulu aku pernah bersemanyam. Perempuan yang darinya pula aku dilahirkan untuk menghirup udara dalam setiap hembus nafas ananda. Perempuan yang telah diberi mandat yang agung dan penuh keberkahan, menjaga mengasuh dan mengasihi ananda, dalam mengarungi sisi-sisi kehidupan dalam dunia ini.

Engkaulah perempuan hebat yang tak pernah lelah dan mengeluh akan kalaku masih bersemanyam dalam alam rahimmu, yang kian
hari, minggu dan bulan semakin memberatkan dan kian membesar pertanda usia dalam rahimmu semakin besar. Engkau melewati hari dengan penuh kesabaran dan keihklasan untuk kemudian ingin melahirkanku dalam dunia ini. Meski lelah yang hinggap tak pernah tergganti, meski beban berat tak pernah unjuk pergi dari ragamu. Engkau melewati dengan suka cita dan bahagia, setidaknya itulah yang aku rasa kala ananda dapati engkau memberikan sejuta kasih sayangmu kalaku berada dalam ruang rahimmu selama sekitar Sembilan bulan sepuluh hari. Dan hingga masa dimana aku dilahirkan di dunia ini.

Bunda terkasih…
Ananda tak pernah tahu, bagaimana suasana dan kondisimu saat akan melahirkan ananda didunia ini, tapai yang aku tahu engkau menangis bahagia dan penuh haru kala mendengar jerit tanggisku untuk yang pertama kali saatku menghembuskan nafas untuk yang pertama kali pula dalam dunia ini. Peluk dan cium yang pertama kalinya di kening dan pipiku amat terasa sekali hinggga kini.

Meskipun bunda kadang cerewet namun aku tau itu sebentuk kasih sayang. Darimu tak ada keluh kesah yang tergores pada setiap lakumu, dalam mengarungi sisi kehidupan yang telah takdirkan kepadamu. Engkau melewatinya dengan tebaran kasih yang tiada duanya di dunia ini. Engkaulah cahaya kehidupan yang tertanam dalam sanubariku. Yang menerangi setiap langkah kaki ananda untuk mengarungi belantara kehidupan dalam semesta kehidupan yang telah digariskan oleh Tuhan yang maha kuasa.

Banyak perempuan hebat diluar sana, yang ada di bumi ini. Namun, setulusnya engkalah perempuan terhebat yang penah ananda kenal didunia ini. Engkalah perempuan terhebat yang penah singgah dalam hidup ananda. Semoga tuhan selalu memberikan kebahagiaan atasmu hingga nanti.

Bunda terkasih…
Masa kakak-kanak selalu ananda rindukan ketika itu semua aku lewati bersamamu. Indah bahagia yang kurasa selalu menjadi nafas hidupmu ketika aku melewatinya dengan suka cita bersamamu. Dengan kesabaran dan keihklasannmu sebagai pancaran naluri keibuan yang ada pada dirimu. Meski terkadang ananda sering membuatmu lelah ketika tangis masa kecilku membuatmu bersusah payah dan sekuat tenaga untuk membuat ananda secepatnya tak menangis lagi.

Hari-harimu engkau lewati dengan derai tangis dan kenakalan-kenakalan kecil ananda, namun jiwa mu selalu lapang untuk menerima dan menyikapinya dengan penuh kasih untuk ananda. Sering kali ananda pun membuatmu terbangun di tengah malam ketika tanggisku menggusik lelap tidurmu. Seringkali aku membuat dirimu tergopoh-gopoh kala popokku tiba-tiba terbasah dan engkau dengan sejuta kasih mengantinya. Membalas setiap tingkah kenakalan-kenakalan masa kecil ananda dengan belai kasihmu yang penuh hangat.

Bunda… Maafkan ananda yang sampai kini masih belum mampu membuatmu bahagia, maafkan ananda yang sampai saat ini belum bisa menggati kasih sayangmu dan pembelajaran hidup yang pernah engkau berikan pada ananda. Meski engkau pun tak pernah memintanya. Meski engkau tak pernah mengharapkannya dari ananda.

Bunda.. ananda berharap suatu saat nanti ananda ingin membalas kasih sayangmu dengan satu kebagaianmu untukmu, karena ananda tahu tak pernah bisa untuk menggati sejuta kasih sayangmu yang pernah engkau berikan kepada ananda. Dari dulu hingga kini. Dengan apapun jua kasihmu tiada terganti. Ananda janji jika tuhan memberiku ridhonya akan kubasuh kakimu dengan air hangat dan kuminum airnya karena aku ingin surgaku selalu bersih dalam telapak kakimu.




Satu harapan ananda semoga mampu membuatmu tersenyum bahagia sepanjang waktumu. Dan melewati kehidupan yang digariskan Tuhan atas adamu pun jua atas adaku yang
pernah terlahir dari rahimmu. Semoga keberkahan Tuhan semesta selalu menyertamu, dan memberikan pahala dan ganti yang terindah atas jerih payah dan kasih sayangmu yang dahulu hingga kini pernah engkau berikan dalam hidupku. Semoga tetap menjadikamu sebagai embun pagi bagiku, menjadi mentari pagi yang menyinari se- isi bumi bagi ananda, menjadi berbintang malam yang gemerlap dalam sepinya malam, tetap menjadi rembulan yang selalu menyuguhkan akan indahnya untuk pejalan malam dalam gelap malam hingga pagi menjelang.

“ Pada sujudku aku berserah, pada doaku aku meminta, pada dzikirku aku hilangkan resah, dan pada kakimu aku ingin mencium surga; ibu. ”

Salam hanggat dan peluk mesra dari ananda...


Dear Wanita




Aku tidak sedang ingin menghakimi siapapun, bukan ku tulis untuk menyindir atau melimpahkan kekesalan pada satu pihak. Aku hanya ingin berbagi apa yang ada dalam benakku – dan mungkin banyak pria lain ingin ungkapkan. Tentang hati dan pencurinya – sadar atau tidak sadar sang pencuri dalam mengambil alih benda rentan itu.

Hai wanita, mari kita sedikit berbicara tentang hati seorang Pria. Tentang benda rentan yang mungkin tidak sengaja kau ambil alih dan membuatnya terluka, tentang benda rentan yang mungkin hanya ingin sedikit kau sentuh namun berakhir dengan kau gores hinggah terluka tapi tak berdarah, tentang benda rentan yang mungkin tak sengaja kau curi namun tak pernah lagi kau kembalikan, tentang benda rentan yang mungkin memang ingin kau miliki namun pada akhirnya kau membuatnya terbengkalai dan menelantarkannya, yah benda itu hati Pria.

Aku, mewakili pria-pria yang hatinya tak sengaja terluka karena telah tidak sengaja dicuri oleh seorang wanita.

Hati Pria terluka, tentu saja kurasa ia jatuh pada orang yang salah. Mungkin mereka terlihat begitu ceroboh karena menjatuhkannya begitu saja, kepada orang yang tak mungkin menangkapnya. Namun, seharusnya kalian tahu, tak semudah itu Pria untuk menjatuhkannya. Logikanya seringkali mengingatkannya tentang betapa sakitnya tejatuh, namun wanita itu, seakan berbisik ‘kau takkan pernah jatuh, karena kau akan terbang’. Maka, buummm... pria menjatuhkan dirinya, dan terlukalah ia.

Tentu saja Pria tak sebodoh itu, ah atau mungkin Pria terlalu berharap. Ya terlalu berharap – hei wanita, Pria tak mungkin banyak berharap jika kamu tak memercikkan sinar harapan. Manusia tak akan memohon satu permintaan jika tak ada bintang yang terjatuh. Kamu, tentu saja yang memulainya. Pria, tak semudah itu menjatuhkan hatinya, ia menjatuhkannya karena kamu mendorongnya – sengaja atau tidak sengaja. Dan semua itu semakin menjadi-jadi saat kau terlihat akan menangkapnya.

Hei wanita, tolong jangan curi hati kami dengan perhatian perhatian kecil yang tak seharusnya kamu berikan. Jika kamu hanya ingin ‘bersikap baik’ kepada kami maka tegaskan tujuanmu. Kami bukan makhluk yang diberkati untuk menebak semua maksud baik seorang wanita. Ketika tak merespon terkadang disalahkan karena tidak peka what?? Kau harus tau betapa susahnya menjadi seorang Pria. Mungkin dengan enak saja kau menebar perhatian, sedangkan kami disini bertanya tanya apa maksud dan tujuanmu. Kami begitu serba salah jika ingin menyikapi sebuah perhatian seorang wanita jika kamu tak menegaskan tujuanmu. Ingin bersikap biasa saja menyikapi perhatianmu padahal kamu sebenarnya memang sedang berusaha mencuri hati kami (dan kami tidak tahu) kau bilang kami ngga peka. Sekalinya kami terjatuh karena perhatian (yang kamu berikan hanya karena ingin bersikap baik) kau bilang kami baperan. Jadi, tolong sekali lagi, pertegas tujuanmu. Jangan kau curi hati kami jika kamu tak benar benar ingin memilikinya.

Hei wanita, tolong pertegas perasaanmu. Sekali lagi, kami bukan cenayang yang bisa menebak perasaanmu melalui tingkahmu atau isyarat lewat bahasa tubuh atau bahasa lainnya. Mungkin kau sedang berusaha untuk tak melukai hati kami dengan tidak berkata jujur tentang perasaanmu. Tapi ketahuilah, kami lebih menghargai kenyataan yang pahit daripada terjerembab lebih lama karena kau tak pernah tegas dengan perasaanmu dan terus bersikap manis. hei, too much sweets can make you FAT. Sekali lagi, jika memang tujuanmu hadir dan datang bukan untuk mencuri hati seorang Pria (namun tanpa sengaja kau telah mencurinya), lepaskan, berikan kembali hati itu jika memang kau tak berniat merawatnya. Jangan semakin kau genggam dengan alasan kata ‘nyaman’ lalu saat ‘nyaman’ itu hilang begitu saja kau tinggal dan kau telantarkan hati itu. Kau tahu, itu menyakitkan – lebih menyakitkan dari sebuah penolakan.


Jangan bermain dengan hati yang telah tak sengaja berhasil kau curi. Wanita, mungkin ada kalanya begitu merasa dirinya hebat saat ia (tak sengaja) berhasil mencuri hati seorang Pria. Tapi tolong, jangan permainkan hati itu. Tentu suatu kebanggaan bukan? Saat ada seorang Pria yang hatinya terjatuh padamu, mengejarmu? Alangkah baiknya kau jika dengan baik hati menangkap dan menjaganya. Namun sungguh ahat kamu, jika kau menerbangkannya namun tak benar benar bermaksud menyelamatkannya saat ia terjatuh. Sungguh, jangan kau terbangkan dan tunjukkan indahnya terbang bersama jika pada akhirnya kau menjatuhkannya ke tanah dan membiarkannya terpecah belah. Kami begitu muak dengan “kita jalani dulu aja ya” – “jodoh ga kemana kok” dan setelah jalan beberapa waktu, kau – wanita, menghilang begitu saja. Ya kau mengajari terbang, tapi tak pernah kau ajarkan mendarat dengan selamat.

Hei, jadilah seorang wanita yang bertanggung jawab. Sengaja atau tak sengaja kau mencuri hati seorang Pria, bertanggung jawablah. Mungkin kau tak sengaja mencuri hatinya, lalu ternyata hatimu telah tercuri olehnya – maka jaga hatinya, rawat dan jangan biarkan ia terhuyung huyung, tuntun hatinya untuk jatuh ke tempat yang tepat – pelukanmu. Namun kalau memang bukan tujuanmu untuk mencuri hatinya, dan bahkan pesona Pria tersebut tak mampu mencuri hatimu, lepaskan, kembalikan hatinya, karena kau sudah menyelamatkan hatinya dari jatuh kepada orang yang tidak tepat, maka ia akan menyembuhkan hatinya sendiri tanpa mengutuk namamu. Dan jika memang tujuanmu untuk mencuri hatinya, dan ia menjatuhkanya untukmu, dan kau berhasil menangkapnya, rawat hatinya – maka berikan hatimu padanya, ia akan merawatnya, selayaknya kamu merawat hatinya. Namun jika tak berniat sepenuhnya maka biarkan ia lepas terbang bebas karena masih banyak sejenismu yang ingin sekali memilihki hati itu namun ia tak pernah memberikannya karena Pria itu terlalu setia untuk cintanya.

Sesetia apapun Pria itu ia pasti sadar siapa yang pantas bisa merawat dan juga menyebuhkannya dari kamu wanita yang pernah melukainya. karena Pria bukan wanita yang diberi lagi sesuatu yang indah lantas ia kembali. Ia lebih memilih melepaskan sesuatu dan menemukan yang lebih baik, Sesuatu yang tak pernah rumit dicintai. 



Bersyukurah Pria karena ia di ciptakan takdir untuk memilih bukan dipilih maka hari itu juga pasti ia akan memilih yang lebih dari kamu apalagi ia sudah memilihki pelajaran dan pengalaman sebagai pegangan maka tak ada yang susah untuk menemukannya hanya tinggal menghitung waktu saja kapan berbahagia...



Cinta Menembus Surga



Pernah hatimu merasakan kekuatan mencintai..
Kau tersenyum meski hatimu terluka karena yakin ia milikmu,
Kau menangis kala bahagia bersama karena yakin ia cintamu..

Cinta melukis bahagia, sedih, sakit hati, cemburu, terluka dan berduka
namun hatimu tetap diwarnai mencinta..
Itulah dalamnya cinta..

Pernah cinta memerahkan hati membutakan mata
Kepekatannya menutup mata hatimu memabukkanmu sesaat di nirwana
Dan kau tak bisa beralih dipeluk merdunya nyanyian bahagia semu
Padahal sesungguhnya hanya kehampaan
yang mengisi sisi gelap hati..

Inikah cinta karena manusia yang dibutakan nafsu hati
Cinta adalah pesan agung ALLAH pada semua orang
DitulisNya ketika mencipta makhluk-makhluk-NYA di atas Arsy..

Cinta dengan ketulusan hati mengalahkan amarah
Menuju kepatuhan pengabdian kepada ALLAH dan Rasulnya..
Dan saat pena cinta ALLAH mewarnai melukis hati
satu jam bersama serasa satu menit saja

Ketika engkau memiliki cinta yang diajarkan ALLAH..
Kekasih menjadi lentera hati menerangi jalan menuju ILLAHI..
Membawa ketundukan tulus pengabdian kepada ALLAH dan Rasul-NYA..

Namun saat cinta di hatimu dikendalikan dorongan nafsu manusia
Alirannya memekatkan darahmu membutakan mata hati dari kebenaran
Saat engkau merasakan agungnya cinta yang diajarkan ALLAH..
Kekasih menjadi pembuktian pengabdian cinta tulusmu
Memelukmu dalam ibadah menuju samudra kekal kehidupan tanpa batas

Menjadi media amaliyah dan ketundukan tulus pengabdian kepada ALLAH..
Itulah cinta yang melukis hati mewarnai kebahagiaan hakiki..

Agungnya kepatuhan cinta ALLAH..
Bisa ditemukan dikehidupan alam semesta..
Seperti thawafnya gugusan bintang-bulan-bumi dan matahari pada sumbunya
Tak sedetikpun bergeser dari porosnya keharmonisan berujung pada keabadian..

Keharmonisan pada keabadian melalui kekasih yang mencintai
karena ALLAH adalah Kekasih Zat yang abadi..
Cintailah Kekasihmu setulusnya maka ALLAH akan mencintaimu..
Karena ALLAH mengajarkan cinta tulus dan agung..

Cinta yang mengalahkan Amarah
Menebarkan keharmonisan
Seperti ikhlas dan tulusnya
cinta Rasul mengabdi pada ILLAHI..

Itulah cinta tertinggi menuju kebahagiaan hakiki..




Cinta Itu?


Gombal gambil dengan kata
mereka adalah mati
tak sisakan debat kusir
bahkan bila nyawa bertahta


Teriak spontan pada kertas buram
coret dan tambahkan awalan
maka kini resmi kita telah pisah


Ah, bukan frase sesendok kopi
pun segunung kalimat retoris banyaknya


Karna kita adalah kita!
Tak pernah merasa dikalahkan
apalagi merasa menang mutlak
pun bersyarat


Cinta adalah rasa
yang tak bernominal
Satu-satunya di dunia yang kupercayai
ia tak meminta juga tak memaksa
ia hanya ada ketika kesediaan apa adanya


Thursday, April 28, 2016

Impian Dan Kesempatan


Bermimpilah tentang apa yang ingin kamu impikan, pergilah ke tempat tempat kamu ingin pergi, jadilah seperti yang kamu inginkan, karena kamu hanya memiliki satu kehidupan untuk melakukan hal-hal yang ingin kamu lakukan. Tetapi, mengejar impian tanpa persiapan sama saja berjudi.

Teruslah bermimpi sebab saat kamu punya kesempatan kamu bisa membuktikan bahwa kamu bisa, jangan pernah meremehkan impianmu, kamu hanya hanya butuh satu kesempatan untuk membuatnya menjadi kenyataan. Dan saat kenyataan itu terjadi jangankan orang lain, kamu sendiri tahkan percaya bahwa kamu tak pernah salah bermimpi.

Siapa bilang kalau kesempatan hanya datang cuma sekali? Kesempatan yang sama bisa saja datang di kehidupan kita lebih dari satu kali. Pada kesempatan pertama atau kedua terkadang ada
yang tidak sesuai maka menurut saja wajar kamu brhenti melanjutkan kesempatan yang ada, toh hidup cuma sekali, bila hanya karena tuntutan hidup lalu kita berpur-pura menyukai sesuatu yang sebenarnya tidak sesuai dengan jiwa itu sama saja kamu sedang melakukan kebohongan pada dirimu sendiri. Terus, sampai kapan kamu bisa jujur pada dirimu?? Kapan kamu kembali untuk dirimu sendiri jika terus melakukan kebohongan. "Be Your Self" jadilah dirimu sendiri yang apa adanya.


Tuesday, April 26, 2016

Lorong Waktu Bagian Ke 2


PENJELASAN ILMIAH PADA PERJALANAN MI’RAJ NABI MUHAMMAD SAW :

Demikian pula apa yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW adalah terjadinya peristiwa menembus lorong waktu dengan pesawat superlight milik Sang Pencipta (Bouraq),yang mampu menembus jalur cosmic bintang-bintang di langit angkasa raya jauh,dengan jarak milyaran tahun cahaya hanya dalam waktu semalam bolak balik dan sehingga mengalami peristiwa yang terjadi di masa ribuan tahun ke depan bahkan apa yang terjadi dimasa akherat nanti.

Sambungan Dari >> Lorong Waktu Bagian Pertama

TEMUAN ILMIAH MODERN :

Pada teory gravitas Isaac Newton.

1.Jika sebuah objek yg dilemparkan tegak lurus ke atas, maka ia akan terlepas dari pengaruh gravitasi Bumi setelah mencapai kecepatan lebih dari 11 km/s.

2.Di dalam kaidah fisika, besaran gaya gravitasi berbanding terbalik dengan kuadrat jarak atau dirumuskan :

F µ 1/r2.

3.Ingatlah bahwa cepat rambat cahaya di angkasa luar mencapai 300 juta meter per detik.

4.Pada gaya lontaran maha cepat akan membuat ketentuan-ketentuan soal jarak dan waktu berlaku hukum kebalikan / gaya Lorent.

5.Kemudian Albert Einstein memperkenalkan Teori Relativitas Umum. Einstein menunjukkan bahwa massa dapat membuat ruang waktu melengkung/ terlipat,semakin besar massa, semakin melengkung ruang waktu.

6.Pada pusat-pusat galaxy di angkasa raya terdapat keberadaan Wormhole yang erat kaitannya dengan Blackhole,adalah sebuah obyek alam semesta yang dikenal memiliki gravitasi amat kuat. Wormhole itu menghubungkan antara sebuah blackhole (luban ghitam) dengan sebuah whitehole (lubang putih). Blackhole sendiri adalah radiasi gravitasi positif dengan gravitasi menekan apa saja ke dalam pusatnya sedangkan Whitehole adalah radiasi gravitasi negatif yang memuntahkan apa saja.(bertolak belakang).

7.Maka menurut batasan fisika-modern, Wormhole adalah bagian dari alam semesta yang dapat digunakan sebagai jalan pintas perjalanan yang sangat jauh,namun letaknya hingga kini belum bisa diketahui. Fenomena ini adalah semacam lorong magnetik yang di dalamnya memiliki gravitasi kuat yang mampu menarik apapun yang masuk ke dalamnya kemudian mendorongnya ke ujung lorong yang lain hanya dalam beberapa saat Langsung sampai, kemudian yang dimaksud dg ”ujung lorong lain”adalah pintu dari alam semesta paralel kita,atau bisa juga pintu-pintu rahasia alam semesta lain di gugusan galaksi .

8.Teknologi tentang Lorong Waktu ,pada sebuah makalah riset di tahun 2005 mengemukakan bahwa selama manusia dapat meneliti dan menciptakan ”generator penembus lorong waktu” maka akan dapat merealisasikan impian perjalanan dari bumi ke planet mars hanya membutuhkan waktu 3 jam. Bahkan terbang menuju ke planet di luar dengan jarak 11 tahun cahaya juga bisa ditempuh hanya dalam waktu 80 hari.Seperti diungkapkan majalah New Scientist edisi Januari 2006 lalu bahwa dasar teori ”generator penembus lorong waktu” adalah ”multi dimensi”. Sebuah teori struktural alam semesta yang penuh perdebatan. Dan yang pertama kali dikemukakan oleh fisikawan Jerman bernama Burkhard Heim pada 1950-an menyebutkan bahwa jika ”generator penembus lorong waktu” menghasilkan sebuah medan magnet atau medan gravitasi yang cukup kuat, maka benda yang berada di ruangnya seperti pesawat antariksa akan ”masuk”ke sebuah ”multidimensi” lain yang berbeda.

9.Bahkan Prof.Hazhe mengatakan bahwa ”generator penembus lorong waktu” dapat digunakan untuk mengadakan perjalanan antar planet antara galaksi yang tidak sama. Menurut konsepnya, ”generator penembus lorong waktu” dapat mempercepat perjalanan manusia ke angkasa secara signifikan.

Maka dari penjelasan ilmiah modern tersebut,apa yang terjadi pada perjalanan Mi’raj Nabi Muhammad SAW adalah sebagai berikut :

1.Bahwa Nabi Muhammad SAW dapat menembus lorong waktu karena menggunakan sarana alat (Pesawat super canggih dengan kecepatan mega cahaya),atau pada penjelasan ilmiah diatas adalah Bouraqnya sebagai “Generator penembus lorong waktu”,yang dipiloti oleh Jibril sehingga mampu menembus lapisan-lapisan langit ke 7,yang berjarak milyaran tahun cahaya.



2.Bahwa obyek yang terlontar dan mengalami gaya putar sangat cepat itu, bukanlah Nabi Muhammad SAW dan Jibril, tetapi obyeknya adalah pesawat itu sendiri (Bouraq-berasal dari kata Al-Birque=kilat), sehingga Nabi Muhammad dan Jibril hanyalah sebagai “penumpang” yang berada dalam peswat tersebut yang tidak akan merasakan pengaruh effect gaya grafitasi ataupun turbulency,

Hal ini sama seperti seseorang yang menumpang pesawat jet dengan kecepatan tinggi,ia merasakan nyaman saja dalam pesawat, kemudian dalam waktu singkat tak terasa sampai pada kota tujuan yang berjarak ribuan kilometer. Nah ketika sampai di kota tujuan ia dapat menyaksikan segala aktifitas kehidupan dikota tersebut pada saat itu, yang tidak dapat ia alami atau terlihat ketika ia masih di kota asal beberapa jam lalu.

3.Sehingga apa yang dialami oleh nabi Muhammad SAW adalah :

-Sesuai dengan kaidah fisika, yakni mengalami besaran gaya gravitasi yang berbanding terbalik dengan kuadrat jarak, yang dirumuskan dg : F µ 1/r2, dan mengalami gaya cepat rambat cahaya di angkasa luar dengan kecepatan lebih dari jutaan kilo meter/detik, sehingga berlaku gaya lontaran maha cepat yang membuat hukum-hukum jarak dan waktu mengalami hukum kebalikan / gaya lorent dan mengalami gaya relatifitas yakni terjadinya massa ruang waktu melengkung/ terlipat dengan singkat.

Pantesan Nabi Muhammad dahulu di cap sebagai orang gila oleh masyarakat Arab yang tidak beriman, karena ternyata berkaitan dengan otak manusia yang kerdil di masa itu atau menilai sesuatu tidak dengan kacamata ilmu pengetahuan.

4.Bahwa sebelum Nabi Muhammad SAW “diajak” melakukan perjalanan menembus waktu tersebut ke angkasa raya yang jauh, maka sebelumnya telah dilakukan operasi bedah “pencucian dada” Muhammad oleh Jibril dengan menggunakan air zam-zam, maka bermakna bahwa Muhammad diberi/dibekali latihan fisik dan pshicologis terlebih dahulu guna kesiapan dan kekuatan mental. Spiritual nanti melakukan perjalanan berat dan jauh, yang tak akan dapat sukses jika kondisi mental fisiknya lemah.


Maka hal demikian sama dengan prosedur modern saat ini dimana setiap calon astronot harus mendapatkan atau melakukan test uji fisik dan mental dengan latihan-latihan berat serta ketat berbulan-bulan guna kesiapan mereka terbang menempuh jarak jauh dari bumi ke angkasa luar.

Maka dalam hal melakukan perjalanan menembus waktu seperti paparan tersebut diatas, juga dialami pada Nabi Isa,Idris dan Khidr.

wallahu a'lam jika seandainya lorong waktu itu ada dan Anda masih hidup, Maka Anda akan pergi kemana dan apa yang akan Anda lakukan dan Apa yang akan Anda perbaiki??? 


Lorong Waktu


Ruang Dan Waktu adalah sebuah istilah yang tidak jauh dari lorong waktu atau sebuah dimensi yang bisa membuat orang berpindah tempat ke tempat lain dengan sangat cepat melebihi kecepatan cahaya. Albert Enstein atau biasa disebut Bapak Fisika pernah menjabarkan teorinya dalam rumus fisikanya bahwa " Cepat rambat cahaya di dalam ruang hampa ke segala arah adalah sama untuk semua pengamat, tidak tergantung pada gerak sumber cahaya maupun pengamat." artinya semakin cepat seseorang mengendarai sebuah benda yang melebihi putaran waktu yang kita sebut sekarang adalah jam. maka semakin lambat ia melaju dalam sebuah putaran waktu maka waktu semakin tak berpengaruh waktu pada dirinya dengan kata lain ia menjadi lebih awet muda.Ada benarnya juga sih karena Valentino Rossi Pembalap Motor GP yang sudah berumur 37 tahun tetapi masih seperti umur 32-33 tahun.


Coba anda tanyakan pada diri sendiri apakah anda bisa menentukan suatu objek bergerak atau tidak? Anda tidak bisa menentukan sebuah objek ketika anda objek itu berpindah-pindah dari satu titik ke titik yang lain sehingga mengurangi rasa fokus mungkin seperti itu pula teori relaktivitas yang dikemukakan oleh Albert Einstein. Sekarang coba anda bayangkan jika di dunia ini hanya ada dua objek. Tidak ada lantai, dinding, langit, dan objek lainnya. Apakah anda dapat menentukan objek mana yang bergerak dan objek mana yang diam? Jawabannya adalah tidak karena anda tidak memiliki pedoman titik posisi objek tersebut.Sama seperti Black Hole yang sering dibicarakan. 

Asal mula Black Hole diperkirakan terbentuk ketika bintang raksasa mati dan hancur terserap oleh medan gravitasi yang dibuatnya sendiri. Ukurannya akan semakin kecil hingga menjadi sangat padat dan kecil yang disebut dengan Singularity. Massa Black Hole diperkirakan 10x massa matahari (sekitar 10^31 Kg) dengan diameter 4,3x diameter matahari (sekitar 6juta Km). Black Hole akan menyerap semua partikel termasuk cahaya kedalamnya dan materi tersebut akan hancur saat tiba di Singularity. Black Hole juga mampu membengkokkan cahaya yang disebut dengan Gravitational Lensing. Black Hole dapat dianalogikan sebagai pusaran air yang sangat besar yang mampu menarik segala sesuatu kedalamnya. Semakin dekat ke pusaran air, semakin besar tarikannya.


Black Hole
Albert Einstein mungkin percaya bahwa suatu saat manusia akan bisa menciptakan lorong waktu. Jika di fikir memang tidak masuk akal, Bagaimana mungkin orang bisa berpindah tempat dengan cepat bahkan bisa menembus ruang masa lalu dan masa depan tetapi setelah saya fikir tidak mustahil ibaratnya saja sms yang Anda kirim bagaimana mungkin bisa melewati sruktur yang tidak terlihat sampai di HP yang menerima sms tersebut, belum lagi saat kita menelpon, suara Anda bisa di dengar di tempat lain yang jaraknya bahkan bisa bermil-mil. Apabila kita berteriak mungkin hanya beberapa meter sampainya mungkin sama dengan lorong waktu hanya beda cara kerjanya.

Bahkan dalam ayat Alqur'an pun telah disebutkan tentang sebuah lorong waktu. Berikut uraian ilmiahnya oleh ilmuwan Fisika Quantum:

Berdasar info dalam Al-Qur’an :

“ (Ingatlah) tatkala para pemuda itu mencari tempat berlindung ke dalam gua, lalu mereka berdo’a: “Wahai Tuhan kami, berikanlah rahmat kepada kami dari sisi-Mu dan sempurnakanlah bagi kami petunjuk yang lurus dalam urusan kami (ini).” [QS.18.Al-Kahfi :10]

“Maka Kami tutup telinga mereka beberapa tahun dalam gua itu”. [QS 18.Al-Kahfi :11]

“Dan kamu mengira mereka itu bangun, padahal mereka tidur; Dan kami bolak balikkan mereka ke kanan dan ke kiri, sedang anjing mereka mengunjurkan kedua lengannya di muka pintu gua. Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan diri dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi oleh ketakutan terhadap mereka”. [QS.18.Al-Kahfi :18]

“Dan demikianlah Kami bangunkan mereka agar mereka saling bertanya di antara mereka sendiri. Berkatalah salah seorang di antara mereka: Sudah berapa lamakah kamu berada (disini?)”.Mereka menjawab: “Kita berada (disini) sehari atau setengah hari”.Berkata (yang lain lagi): “Tuhan kamu lebih mengetahui berapa lamanya kamu berada (di sini). Maka suruhlah salah seorang di antara kamu untuk pergi kekota dengan membawa uang perakmu ini, dan hendaklah dia lihat manakah makanan yang lebih baik, maka hendaklah ia membawa makanan itu untukmu, dan hendaklah ia berlaku lemah-lembut dan janganlah sekali-kali menceritakan halmu kepada seorangpun”. [QS.18.Al-Kahfi :19]

“Dan mereka tinggal dalam gua mereka tiga ratus tahun dan ditambah sembilan tahun (lagi)”. (QS.18.Al-Kahfi :25]


Gua Saksi Lorong Waktu
Maka sebuah pertanyaan besar muncul :

Mengapa ayat Al-Qur’an tersebut menggunakan kalimat,” mereka dibolak balik? “,dimana pada ketika turunnya ayat tersebut 1400 tahun lalu tentu membuat umat manusia kala itu tak paham betul.

Sedangkan kini telah terungkap ilmu pengetahuan tentang “ Teori perputaran, Relatifitas, Teori Arus Electric, Teori Turbulency,dsb ” yang sehingga dapat memberi penjelasan makna kalimat dalam ayat tersebut.

“…Kami balik-balikkan mereka kekanan dan kekiri…” yang berarti mereka di dalam gua mengalami gaya gerak (digerakkan) atau mengalami gaya putaran.Maka pada saat itu telah terjadi peristiwa yang berkaitan dengan Teori Relatifitas,yaitu adanya gaya putar dengan kecepatan tertentu.Berapa kecepatan mereka, sehingga mereka dapat hidup megalami menembus waktu dan melintasi zaman?

Dari data-data Al-Quran,berikut hasil paparan ahli analisis untuk menjawab pertanyaan tersebut, sekaligus pembuktian kebenaran riwayat Ashabul Kahfi.

(Note: Paparan dibawah ini sebagian aku copas dari artikel di sebuah blog, banyak yg menulisnya entah siapa namun aku ucapkan terima kasih pada mereka yg telah menulisnya,kemudian aku intisarikan dengan bahasa yang mudah untuk kita pahami bersama,maklum aku bukan seorang ahli fisika)

Dari Al-Quran diperoleh data bahwa waktu menurut mereka (Ashabul Kahfi yang mengalami gaya gerak) adalah dapat diproyeksikan ke dalam sebuah rumus :

t0 *t=t

t0=1 hari.

*t=waktu tempuh t = 309 tahun .

= 109386 hari (Dalam tahun Qomariah,1 tahun = 354 hari).

Dan jika nilai t1 dan t0 dimasukkan kedalam rumus :

Maka,kecepatan gaya putar yang dialami oleh Ashabul Kahfi mencapai :

V2 = 0,99999.C2
V = 0,999999C

Ini adalah kecepatan gerak yang mendekati kecepatan cahaya, maka ini membuktikan bahwa peristiwa tersebut sangatlah masuk akal untuk terjadi (Fisika).

Ditambah dengan suatu pertanyaan kembali,

Mengapa ayat berikutnya menggunakan kalimat,”jika orang melihat mereka akan ketakutan?”

“…Dan jika kamu menyaksikan mereka tentulah kamu akan berpaling dari mereka dengan melarikan (diri) dan tentulah (hati) kamu akan dipenuhi dengan ketakutan terhadap mereka…”

Seperti penjelasan teori relativitas diatas, bahwa jika suatu benda bergerak dengan kecepatan tinggi maka selalu mengalami Dilatasi waktu juga mengalamai kontraksi panjang dengan perumusan ;

Jika V mendekati kecepatan cahaya, maka nilai L1 ( panjang benda yang diamati oleh kerangka acuan yang berbeda) akan mendekati nol. Ini berarti Ashabul Kahfi sudah hampir tidak terlihat wujudnya jika ada orang yang melihatnya dari luar.

Namun bahwa mereka digerakkan ke kanan dan ke kiri , yang berarti mereka bergerak bolak balik, sesuai dengan teori fisika bahwa sebuah benda yang bergerak dengan arah yang berlawanan dengan arah semula, maka benda tersebut akan mengalami “Berhenti sesaat” sebelum berbalik arah. Pada saat berhenti sesaat ini, maka panjangnya akan kembali seperti semula. Sehingga setiap saat mereka akan berubah dari ukuran semula… mengecil… menghilang… membesar… kemudian kembali ke ukuran semula. Begitu seterusnya. Dengan kecepatan yang sangat tinggi. Bisa dibayangkan bagaimana wujud mereka. Tentulah sangat menakjubkan,bahasa Al-Quran nya = dapat membuat takut.

Yakni karena gerakan bolak balik mereka berkecepatan cahaya,sehingga tidak dapat diikuti oleh penglihatan mata jasad, saking cepatnya seolah bagi yang melihat itu seperti melihat sosok manusia yang sedang berdiam (posisi yoga ataupun terbaring diam), tiba-tiba berubah mengecil, menghilang, kemudian muncul lagi membesar lagi seperti bentuk semula, terus menerus begitu.(Bagaimana ga takut jika ada yang melihat?)

(takut bagi yang tak paham-benar-benar luar biasa ayat ini)?

Kemudian timbul sebuah tanda Tanya besar, yakni mengapa telinga mereka ditutup? 

Fisika modern telah diketahui bahwa bunyi ditimbulkan dari suatu benda yang bergetar atau bergerak dan getaran benda itu merambat melalui udara yang jika dalam kekuatan besar dapat menggetarkan udara maupun benda-benda fisik disekitarnya atau pada obyek yang sedang mengalami gaya putar dahsyat. Selanjutnya udara tersebut menggetarkan selaput telinga, gendang telinga yang frekwensi getarannya sama dengan getaran frekwensi getaran benda, maka kita dapat mendengar bunyi.

Namun apabila suatu benda bergerak diatas kecepatan suara, maka akan terjadi patahan gelombang suara (supersonic fracture) yang menimbulkan ledakan suara yang luar biasa kuatnya, bahkan dapat mengakibatkan pecahnya kaca dan bangunan-bangunan sekitarnya. Misalnya pada pengemudian pesawat supersonic yang membuat effect suara yang meledak-ledak dahsyat.

Contohnya saja ketika Anda pernah naik pesawat terbang, jika berada diluar dekat pesawat, maka suara pesawat akan dapat memecahkan gendang telinga kita.

Demikian pula dengan Ashabul Kahfi. Sebagaimana telah diuraikan diatas, bahwa gerakannnya mendekati kecepatan cahaya sehingga juga berlaku terjadinya patahan-patahan gelombang suara, yang akan menimbulkan effect ledakan suara bagi yang bersangkutan,seperti halnya kita berada dalam dekat pesawat supersonic. Oleh karena itu sesuai dengan Al-Qur’an Surat.18. Al Kahfi :11, telinga mereka ditutup selama beberapa tahun, ternyata guna melindungi gendang telinga mereka dari ledakan-ledakan suara supersonic, yang hanya terasakan oleh mereka namun tidak bagi orang di luar area itu. (Bahasa,” telinga mereka ditutup ”, menurut bahasa fisikanya adalah terjadinya gaya kompresi).

Maka pada sebuah benda hidup jika mengalami /memasuki gaya perputaran dengan kecepatancahaya,akan mengakibatkan terhentinya segala aktifitas biologis pada makhluk hidup tersebut,dan mengalami gaya 0 grafitasi yang akan “ me-non aktifkan ” aliran darah, syaraf dan metabolisme tubuh, sehingga menjadi bersifat“freeze”, beku atau awet (konstan), namun tetap hidup.

Sehingga ternyata apa yang dialami oleh Ashabul Kahfi itulah menjadikan mereka “freeze” (konstan) dan ketika masa gaya putarnya terhenti membuat kesadaran mereka kembali namun tak menyadari bahwa tidur mereka ternyata telah berlangsung selama 309 tahun, maka begitulah mereka dapat mengalami menembus waktu hingga 309 tahun di masa depan dengan kondisi masih awet muda seperti usia pada 309 tahun sebelumnya.

Mungkin penjelasan di atas sama dengan orang yang meninggal dunia yang rohnya hilang atau meninggalkan jasad tubuh sehingga roh itu dapat berpindah tempat karena roh sudah tidak bisa merasakan sakit atau pun tak bisa disentuh oleh benda-benda padat sehingga roh itu dapat melakukan perjalanan kemana saja. Tetapi untunglah tuhan mengikat gerak mereka, membatasi. Jika tidak bayangkan apa yang bisa di lakukan roh itu di bumi tanpa bisa dicegah sama sekali. Mau ditangkap tetapi benda padat atau kulit atau pun senjata tembus begitu saja karena seperti bayangan yang tak bisa lagi di hancurkan atau pun di musnahkan. Sekali lagi bersyukur karena tuhan membatasi gerak roh yang telah meninggal dunia.

Baca Sambungannya di >> Lorong Waktu Bagian Ke 2