Kita di sini lagi, di sebuah lingkaran tanpa henti. Kamu, aku, dan rahasia di masing-masing hati...
Jari-jariku yang mengatakan rindu untukmu
meski tidak semahir bibirku mengatakannya
sementara biarlah ini dulu
tunggu waktu kita bersua
Mungkin akan ada waktunya aku harus melepaskanmu. Tapi nanti
Tapi, kalau nanti aku tetap tidak bisa lupa, maukah kamu mengajariku untuk menyerah saja?
Cinta adalah, meski kadang sering bertengkar dan tidak mengerti tapi keduanya tidak pernah memutuskan untuk pergi.
Kamu tidak tau kan, kalau begitu malam datang, kamu sll aku rindukan
Aku slalu merasa kau tak pernah punya waktu untukku...
Akh... mungkin waktukulah yang terlalu banyak kusiapkan untukmu
Hatimu boleh buat aku gak???
Temani aku sebentar saja
Sapa tahu, justru momen ini yang akan kita kenang selamanya...
Dimemoriku ini, kamu pemilik ruangan yang tiada tepi...
Sederhana bahagia itu, seperti ketika aku bercerita dan kamu mendengarkannya setenang2nya...
Karna menurutku "sebodoh apapun percakapan kita itu adalah waktu yang sangat berharga"
Kalau aku rindu, apa yang harus aku lakukan agar kamu tahu???
Tanpa harus mengatakannya padamu...
Aku ingat itu adalah bahagiaku, ketika kamu mengatakan "aku akan selalu merindukanmu"
Akan selalu ada waktu-waktu tidak pasti yang datang mampir untuk menjenguk hati
menyambangi, lantas bertanya beberapa saat untuk kemudian ditinggal pergi
tidak peduli bahwa waktu ini terkadang menyisakan serpihan rindu untuk kembali ditemui...
Aku bahagia. Bukan karena kamu selalu membuatku tertawa, Aku bahagia karena kamu bersamaku. Itu saja
Kita berdua merasakan rindu yang sama, atau hanya aku saja?
Butuh waktu berapa lama
Agar rindu kita sama??
Jika kamu bertanya sayang itu apa
Kamu Cukup memperhatikan cara ku memperhatikanmu saja
Menyayangi itu tidak seperti sumbang menyumbang
Semampunya dan seikhlasnya saja
Tolong jangan berdiri didepan pintu !!
Pintu itu sll terbuka untukmu, klo mo mau masuk, masuklah !! sebisaku akan membuatmu nyaman
Klo mo kluar, kluarlah!"" sebisaku aku pasti mampu menenangkan hatiku. Karna menerima sbuah kenyataan itu bukan lagi sebuah pilihan, tapi keharusan. (Meski untuk menerima harus jatuh berkali2 dulu)
Pada suatu ketika nanti, aku akan terbangun di pagi hari, dan menganggapmu sebagai mimpi.
Pertanyaanku sederhana: Apakah kamu merasakan rindu yang sama??
Pertanyaan terbesar malam ini, bagaimana bisa kamu kehilangan sesuatu/seseorang yang bahkan tidak pernah kamu miliki?
Mungkin ada baiknya seperti ini, aku tidak memilikimu. Bukankah berarti aku juga tidak akan kehilanganmu?
Sayangnya, seringkali kita lebih mencintai rahasia daripada mengambil risiko mengatakan apa yang kita rasa ;(
Sayangnya ada pihak ketiga diantara aku dan kamu
Yaitu "Rahasia dimasing2 hati kita"
Aku punya rindu, sesuatu yang tidak kamu punya untukku....
Kadang, aku mencintai cemburuku.
Bagaimanapun juga, dia lebih jujur daripada mulutku yang takut mengungkapkan rasa....
Rindu itu sederhana. Menjadi terlalu rumit ketika kamu tidak melakukan hal yang sama.
Rindu itu sederhana. Menjadi terlalu rumit ketika kamu tidak melakukan hal yang sama.
Sampai sekarang, aku masih belum mengerti bagaimana kamu bisa melakukannya semudah itu.
Menyapaku dan lalu membuatku rindu
Kapan-kapan kalau kamu bertamu lagi ke hatiku, boleh minta jangan meninggalkan apa pun di sana?
Aku lelah berusaha membersihkannya.
Sebentar saja, aku pinjamkan hatiku. Agar kamu merasakan apa yang terjadi di sana setelah ada kamu...
Kenali rinduku, kalau2 aku tidak bisa mengatakannya padamu
Saat paling menyenangkan adalah kapan pun ketika aku membaca sapamu yg pertama
Aku hanya belum menemukan cara agar kamu bisa mengetahuinya
Boleh aku minta sapamu 'Apa kabarmu hari ini?',
diganti dengan 'Aku sedang merindukanmu sekali.' ???
Ada bahasa rindu yang ta bisa aku ungkap
Karna kamu bukanlah pribadi yang hangat
Jika menyayangiku trasa membosankan.
Kenanglah masa-masa indah kita, sampai kau lupa kalo kamu sedang bosan
Akan selalu ada "kamu" kapanpun ada yg bertanya apa bahagiaku
Kita tidak harus menjadi 'sama' untuk bisa bersamakan???
Sayang itu 'sesibuk apapun kita ta akan pernah lupa untuk menyapa'
Aku ta ingin mengenal kata 'pernah' dalam kisah kita
Ini rahasia...
Do'aku selalu sederhana "Allah, kabulkanlah smua do'anya"
Cukup kamu menyapa dari jauh sana, dan aku akan menghujanimu dengan rindu sebanyak-banyaknya
Tidak banyak yang tau
bahwa 'rindu' bisa lebih nyeri dari pada patah hati
Saturday, April 2, 2016
Home »
Artikel Sastra
» Rindu Yang Terlalu Berhati
Rindu Yang Terlalu Berhati
Shopee Indonesia | 4:17:00 PM |
Artikel Sastra






